My Username : /Portals/0/

Medical Nutrition

Terapi nutrisi medis (medical nutrition) menawarkan berbagai macam perawatan berdasarkan status gizi pasien. Terapi nutrisi ini berguna untuk menunjang pengobatan atau mengendalikan penyakit jantung, diabetes, AIDS, kanker, penyakit ginjal dan banyak kondisi kesehatan terkait lainnya. American Dietetic Association telah menyebutkan bahwa terapi nutrisi medis dan konseling gaya hidup merupakan komponen integral dari perawatan medis. Walaupun bukan untuk menyembuhkan, tetapi dapat meningkatkan kualitas hidup pasien. Obat-obatan perlu untuk digunakan secara bersamaan dengan terapi nutrisi medis.

 

Medical nutrition terdiri dari dua jenis terapi :

  • Nutrisi parenteral atau Total Parenteral Nutrition (TPN). Pada TPN atau terapi parenteral, pasien mendapat nutrisi lewat infus, sehingga umumnya diberikan di rumah sakit.

  • Nutrisi enteral. Formula nutrisi enteral digunakan ketika pasien tidak mampu mendapatkan nutrisi yang cukup dalam diet mereka. Formula ini diberikan lewat mulut atau slang dan digunakan untuk menyediakan energi dan membentuk zat yang diperlukan bagi fungsi tubuh normal. Bentuk cair oral biasanya diberikan dalam bentuk siap digunakan (ready-to-use). Tidak perlu pengenceran kecuali diarahkan oleh dokter. Sebelum dibuka, formula harus dikocok ringan dan disimpan dalam kulkas setelah dibuka. Bagi pasien yang menggunakan bentuk sediaan serbuk, perlu mengikuti instruksi pencampuran yang tertera pada kemasan. Formula enteral dapat disiapkan di rumah atau rumah sakit, dengan mengikuti petunjuk dokter.

Medical nutrition biasanya diprakarsai oleh dokter atau dietisien. Dietisien, yang ahli pada bidang pangan dan nutrisi, memberikan layanan dan saran gizi pada pasien dan pengasuhnya.

Dietisien bekerja dengan tim medis untuk menilai kebutuhan pasien dan menyusun rencana diet rinci yang sesuai dengan kebutuhan pasien. Dietisien juga dapat memberikan konseling diet atau menyarankan perubahan lain yang akan membantu mengobati kondisi penyakit tertentu.


* Informasi ini dimodifikasi dari artikel yang telah diedit dan direview oleh kontributor-kontributor pada Natural Standard Research Collaboration (www.naturalstandard.com)

  •